Tujuan Keselamatan Kerja dan Dasar Hukumnya

keselamatan kerja dan dasar hukum yang mengaturnya

Korantekno.com – Setiap pekerjaan yang dilakukan pastinya memiliki sasaran kerja, jadwal pengerjaan, standar operasional dan tentunya resiko akibat pekerjaan tersebut. Tujuan paling penting adanya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yaitu menciptkanya kondisi kerja yang dapat menjamin seorang tenaga kerja dapat bekerja dalam lingkungan yang aman dan sehat.

Tujuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Tujuan utama dari keselamatan dan kesehatan kerja tidak lain untuk memberikan jaminan kondisi para pekerja yang aman dan sehat sebagaimana untuk melindungi sumber daya manusina. Nah, maka dari itu ada beberapa tujuan dari keselamatan dan kesehatan kerja yang wajib Anda ketahui, berikut tujuanya :

  1. Melindungi setiap tenaga kerja atas hak dan keselamatan dalam melakukan pekerjaanya untuk kesejahteraan hidup
  2. Menjamin keselamatan setiap orang yang berada di tempat kerja
  3. Wajib dipeliharanya sumber produksi dan digunakan secara aman dan efisien

Dasar Hukum Undang-undang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)  

Nah, perlu Anda ketahui bahwa keselamatan dan kesehatan kerja memiliki landasan hukum yang harus dilaksanakan menurut UU yang berlaku, apa saja dasar hukumnya?

UU No. 23 Tahun 1992, dasar hukum undang-undang keselamatan kerja yang menyatakan, kesehatan seseorang harus meliputi empat aspek yang harus terpenuhi yaitu kesehatan jasmani, kesehatan rohani, kesehatan aspek ekonomi dan kesehatan dalam hubungan sosial.

Baca Juga :  Pengertian Lengkap Microsoft Word dari Sejarahnya dan Kelebihanya

Ciri-ciri kesehatan secara jasmani :

  1. Tidak dalam kondisi sakit atau riwayat sakit yang dapat menghalangi aktivitas saat bekerja
  2. Mampu melakukan aktivitas seperti makan, minum, berjalan, berfikir dan memahami aturan SOP yang berlaku
  3. Mampu memahami dan dapat menggunakan pakaian kerja dan alat keselamatan kerja sesuai SOP

Ciri-ciri kesehatan secara rohani :

  1. Tidak gila atau masih mampu berfikir jernih
  2. Memiliki tanggung jawab dan kesadaran yang utuh
  3. Dapat berfikir dengan baik
  4. Mampu mengatur emosi
  5. Memiliki kepercayaan serta melakukan ibadah dengan baik

Ciri-ciri kesehatan dalam aspek ekonomi :

  1. Memiliki pekerjaan produktif
  2. Memiliki penghasilan yang bisa menafkahkan keluarga atau untuk diri sendiri

Ciri-ciri kesehatan dalam hubungan sosial :

  1. Tidak mudah berkata kasar
  2. Dapat bergaul dengan sesama maupun masyarakat

Baca Juga :  Daftar Penerapan Keselamatan Kerja di Laboraturium Komputer

UU No.1 Tahun 1970 Pasal 2 ayat 1, ini adalah dasar hukum K3LH yang selanjutnya yang mencakup kegiatan pekerjaan di berbagai tempat kerja, baik di darat, dalam tanah, permukaan air, di dalam air maupun udara. Tujuan adanya UU ini antara lain :

  1. Melindungi tenaga kerja dari kecelakaan kerja
  2. Memperhatikan dan menjadi kondisi tenaga kerja
  3. Menghindari tingkat probabilitas
  4. Memberikan arahan dan pembinaan dalam rangka meningkatkan kesehatan fisik pekerja
  5. Ikut berpartisipasi menjaga kelestarian lingkungan hidup dll

You May Also Like

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *